You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Atasi Jalan Rusak, Sudin Bina Marga Jakut Bentuk TRC
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jakut Siagakan 48 Personel TRC Jalan Rusak

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) yang terdiri dari 48 personel . Puluhan personel itu dibentuk untuk mempercepat perbaikan jalan rusak.

Untuk tingkat kota kita siapkan 12 personel TRC. Sementara di tingkat kecamatan masing-masing enam personel

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Sutarno mengatakan, 48 personel IRC ini berasal dari pekerja harian lepas (PHL) yang sebelumnya bekerja dijajarannya. Para personel TRC tersebut disebar di enam wilayah kecamatan yang ada di Jakarta Utara yakni Pademangan, Koja, Penjaringan,Tanjung Priok, Cilincing dan Kelapa Gading.

"Untuk tingkat kota kita siapkan 12 personel TRC. Sementara di tingkat kecamatan masing-masing enam personel," katanya, Rabu (20/4).

30 Titik Jalan Rusak di Semper Timur Diperbaiki

Menurut Sutarno, pembentukan personel TRC di wilayah kota sangat penting. Setiap harinya, para petugas tidak hanya ditugaskan memonitoring dan melaporkan jalan rusak. Tetapi juga menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat yang disampaikan melalui aplikasi qlue terkait jalan rusak.

"Kita berharap personel TRC nantinya dapat mengurangi titik jalan rusak di Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye23828 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11382 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6819 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3727 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1760 personFolmer